Postingan

Menampilkan postingan dengan label 30 hari bercerita

Apa yang kau pikirkan tentang kopi?

Belakangan aku sangat gemar membaca tentang filosofi kopi. Tentang asal usul dan beragam jenis kopi Indonesia yang semakin mendunia.  Saat aku kecil bisa dibilang penggemar kopi. Mungkin karena yang disajikan di rumah saat itu hanya ada kopi. Mungkin juga karena pandangan orang tua tentang anak kecil yang harus minum kopi agar tidak terkena penyakit mata tinggi. (apakah itu benar?) Entalah Saat beranjak dewasa, aku bukan lagi menjadi penggemar kopi. Bukan karena gengsi atau apapun sebutannya tetapi karena tiap kali meminumnya, kepala ini rasanya berputar tujuh keliling.    Suatu waktu aku menjadi tamu di sebuah rumah di Toraja dan disuguhkan secangkir kopi hitam. Untuk yang satu ini aku tidak bisa menolak karena meminumnya berarti menghargai tuan rumah yang telah menyediakan minuman tersebut. Apalagi tuan rumahnya untuk yang pertama kalinya baru kutemui saat itu. Pada akhirnya tahulah apa yang terjadi 😢 Kemarin kejadian itu terulang lagi walau agak berbe...

Penghujung Juni 2018

Juni, suatu masa di mana waktu bekerja aktif sebagai kuli-kuli mengalahkan singkatnya bulan Februari. Namun walau singkat, bagi saya purnama Juni ini menjadi waktu penuh tantangan di tiap detik waktunya.  Pada awal Juni kemarin, jurnal penuh dengan list rencana beserta target pencapaian. Banyak yang terlaksana namun tak sedikit yang tak terselesaikan.  Juni punya banyak cerita dan tantangan tersendiri. Walau banyak list tulisan dan uji nyali diri tak terselesaikan, hal baru tak sempat dilirik, atau bahkan Argentina harus pulang kampung karena kekalahan tak terelakkan 😢 tetapi sangat bersyukur karena banyak kesempatan-kesempatan langkah yang dapat tertempuh, semoga hasilnya baik. Semua itu terangkum menjadi sebuah cerita pembelajaran berharga dalam lembaran Juni tahun ini. Tentang list-list itu, kadang-kadang aku memikirkan pendapat seorang teman, katanya hidup kamu terlalu rumit dipenuhi list ini itu. Tapi aku rasa tidak serumit itu. Percayalah, aku han...